Purwakarta punya ciri yang jarang dimiliki kota lain: wajahnya dibangun dengan bahasa Sunda. Alun-alun Situ Buleud, Bale Indung Rahayu, dan gapura-gapura kota memakai atap meruncing khas Sunda. Di kota yang sama berdiri kawasan industri dan tepian Waduk Jatiluhur yang dipenuhi villa, homestay, dan rumah makan. Ketiganya punya satu kesamaan: atapnya butuh genteng sirap.
Genteng sirap tanah liat (lancip / oval) · Rp 3.000/biji (belum termasuk ongkir) · minimal 2.500 biji · kirim dari gudang Jepara.
Stok sirap tidak selalu tersedia — hubungi dulu untuk update stok & harga terkini: WA 081-2283-3040.

1. Rumah dan saung bernuansa Sunda di Purwakarta
Rumah panggung Sunda, saung di kolam, dan bangunan dengan atap julang ngapak memakai sirap karena bentuknya mengikuti kemiringan atap yang curam. Sirap lancip memberi kesan runcing di bagian bawah, sementara sirap oval memberi garis lembut — keduanya sama-sama khas atap tradisional Sunda.
Karena itu, ketika ada yang membangun saung di halaman, gazebo di kolam, atau merenovasi rumah lama di Purwakarta, yang dicari bukan genteng biasa, melainkan sirap lancip atau oval.
2. Tepian Jatiluhur: villa, homestay, dan rumah makan
Kawasan Waduk Jatiluhur adalah wajah wisata Purwakarta. Villa dan homestay di tepiannya banyak yang sengaja memakai atap sirap agar terasa "rumah Sunda", bukan bangunan modern biasa. Hal yang sama berlaku untuk rumah makan di sekitar kota: sate maranggi dan nasi liwet paling enak dinikmati di saung beratap sirap, bukan di ruangan berpendingin.

3. Mess dan kantin di kawasan industri
Purwakarta juga kota pabrik. Mess karyawan, kantin, dan pos jaga di kawasan industri sering dibangun dengan atap miring sederhana — dan sirap dipilih karena tampilannya menyatu dengan lingkungan, bukan seperti bangunan proyek.
Berapa kebutuhan sirap untuk atap Purwakarta?
Patokannya berbeda dengan genteng keramik biasa: sirap dipasang lebih rapat. Untuk atap dengan kemiringan normal, siapkan cadangan 5–10% untuk potongan dan susut.
Contoh saung 3 × 4 meter: luas atap miring sekitar 20–24 m². Kebutuhan sirap sekitar 1.100–1.400 biji. Karena minimal order 2.500 biji, satu pesanan bisa untuk dua saung sekaligus — atau dipakai untuk saung dan pagar atap bangunan utama.
Contoh villa 8 × 10 meter: luas atap miring sekitar 110–130 m², kebutuhan sekitar 6.000–7.500 biji.
Foto sirap oval dan lancip

Pengiriman ke Purwakarta
Sirap dikirim dari gudang Jepara, biasanya 2–4 hari kerja setelah pembayaran dikonfirmasi. Omah Genteng juga memiliki gudang di Purwakarta, sehingga material lain dalam satu proyek (roster beton, patok, bovenlis) bisa diambil dari gudang Purwakarta — ongkirnya lebih ringan.
Penting: stok sirap tidak selalu tersedia karena mengikuti hasil produksi. Selalu tanyakan stok lebih dulu sebelum mengunci jadwal tukang.
Pertanyaan yang sering ditanya
Berapa harganya? Rp 3.000/biji, belum termasuk ongkir.
Minimal berapa? 2.500 biji.
Bedanya lancip dan oval? Lancip memberi kesan runcing di ujung bawah, oval memberi garis lengkung lembut. Fungsinya sama.
Apakah stok selalu ada? Tidak selalu. Hubungi kami untuk update stok dan harga terkini.
Bisa dikirim ke Purwakarta? Bisa, dari gudang Jepara 2–4 hari kerja.
Butuh stok sirap untuk proyek di Purwakarta?
Kirim luas atap (m²) atau ukuran bangunan — kami cek stok terkini, hitungkan jumlah biji, dan estimasi ongkir ke Purwakarta.
WhatsApp 081-2283-3040 · kirim seluruh Indonesia sejak 2011
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)


.jpg)
.jpg)

.jpg)

